Minggu, 03 Januari 2016

Solaris


     1. SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA SOLARIS
Sun Solaris adalah sebuah sistem operasi keluarga Unix yang dikembangkan oleh Sun Microsistems Inc.Open solaris adalah Sun Solaris yang di open-source kan di bawah lisensi CDDL (Common Development and Distribution License). Solaris OS adalah operating sistem yang sangat terkenal didunia karena kestabilannya. Solaris OS sangat dipercaya sebagai OS server terutama pada mesin-mesin critical yang menuntut high availability, stability, reliable, serta scalable.
Sun diambil dari singkatan Stanford University Network, sun pertama kali dikonsepkan oleh Andy Bechtolsheim, seorang lulusan Stanford University, Palo Alto, California dan ia merupakan original desain SUN wokrstaion untuk Stanford University Network proyek komunikasi dan proyek ini di desain dengan menggunakan 3M Computer atau 1 Megabyte, 1 MIPS dan 1 Megapixel. Sun workstation di desain di sekitar Motorola 6800 prosesor dengan sebuah keuntungan Memori Manajemen Unit dapat support dengan sistem operasi UNIX dengan virtual memori support. Andy Bechtolshiem mendapatkan spare part untuk pertama kalinya untuk membangun proyek sun dari Departemen Ilmu Komputer Stanford dan Sillicon Valley supply house.
Pada tanggal 12 Februari 1982, Vinod Khosla, Andy Bechtolsheim dan Scott McNealy dan mereka merupakan siswa lulusan Stanford menemukan Sun Microsistems dan Bill Joy dari Berkeley yang merupakan pengembang utama dari BSD yang bergabung setelahnya, juga merupakan salah satu penemu Sun Microsistems dan SUN mulai menguntungkan pada Juli 1982. Persembahan Sun inisial publik adalah pada tahun 1986 di bawah simbol SUNW ( Sun Workstation) dan simbol SUN pada tahun 2007 dirubah ke JAVA karena SUN berasosiasi dengan JAVA Platform dan logo SUN yang berbentuk matahari dunia di desain oleh PROF.Vaughan Pratt. SUN workstation yang pertama menjalankan UNIX versi 7 dengan 68000 prosesor.
Sistem Operasi Solaris adalah sebuah Sistem Operasi yang berdasarkan UNIX sistem yang diperkenankan oleh Sun Microsistems pada tahun 1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal karena kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture), Solaris disertifikasi dalam Spesifikasi UNIX walaupun pada awal pengembangannya berdasarkan kepemilikan pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya sekarang ini merupakan Software OpenSource yang biasa dikenal dengan OpenSolaris.

Arti nama Solaris berasal dari bahasa Yunani yang artinya matahari, sesuai dengan logo berlambang matahari, yang sebelumnya dikenal sebagai Sun Solaris merupakan sebuah sistem operasi keluarga Unix yang sebelumnya dikembangkan oleh Sun Microsistems Inc. Sun Microsistem menggantikan Sun OS sebelumnya yang telah ada pada tahun 1993. Setelah proses akuisisi Sun oleh Oracle pada bulan januari 2010, Solaris menjadi lebih dikenal sebagai Oracle Solaris.
Solaris merupakan produk yang terintegrasi secara erat dengan mesin-mesin berbasis prosesor SPARC Sun (termasuk di dalamnya dukungan untuk aplikasi SPARC 64-bit sejak Solaris 7) yang telah dipasarkan sebagai paket gabungan. Hal ini membuat sistem menjadi lebih handal meski harus dibayar dengan biaya yang lebih tinggi dari tingkat harga pasar rata-rata komoditas komputer personal (PC).
Namun Solaris juga telah mendukung prosesor berbasis x86 sejak Solaris 2.1. Solaris 10 mendukung aplikasi 64-bit x86. Sun secara internal telah melakukan banyak hal dalam memasarkan Solaris untuk dapat digunakan secara luas baik pada kelas penggunaan workstation “x64” dan ataupun sebagai mesin baik yang berbasis AMD Opteron ataupun prosesor Intel Xeon pada mesin-mesin berbasis x86 yang diproduksi oleh perusahaan seperti Dell, Hewlet-Packard dan IBM.
Pada tahun 2009, vendor di bawah ini telah melakukan kerjasama dengan Solaris, misalnya: Dell akan menguji sertifikasi dan Solaris akan mengoptimalkan OpenSolaris pada tatanan serta bilah server mereka serta dan menawarkan hal tersebut sebagai salah satu dari beberapa pilihan dalam menu perangkat lunak Dell keseluruhan.

                                 
     2. JENIS-JENIS SOLARIS
Solaris version
SUN OS version
Tanggal dirilis
Keterangan
Solaris 1.x
SunOS 4.1.x
1991-1994
SunOS 4 kembali di cap sama  Solaris 1 yaitu untuk tujuan marketing
Solaris 2.0
SunOS 5.0
Juni 1992
 Terutama hanya tersedia untuk para pengembang, support hanya untuk sun4c arsitesktur. Pertama menampilkan dari NIS+.
Solaris 2.1
SunOS 5.1
Desember 1992 (SPARC)
Mei 1993 (x86)
Support untuk sun4 dan sun4m arsitekstur; Yang pertama melepaskan Solaris x86. Solaris versi 2 yang pertama dirilis untuk support  SMP.
Solaris 2.2
SunOS 5.2
Mei 1993
Hanya merilis SPARC. Yang pertama suport  sun4d arsitekstur. Yang pertama support ke multithreading libraries
Solaris 2.3
SunOS 5.3
November 1993
Hanya mengeluarkan SPARC. OpenWindows 3.3 melansir dari NeWS untuk  memperlihatkan PostScript dan menjatuhkan dukungan SunView.
Solaris 2.4
SunOS 5.4
November 1994
Yang pertama mempersatukan  SPARC/x86. Memasukan OSF/Motif runtime support.
Solaris 2.5
SunOS 5.5
November 1995
Yang pertama  support ke UltraSPARC dan memasukan CDE, NFSv3 dan NFS/TCP. Memasukan sun4 (VMEbus) support. POSIX.1c-1995 pthreads. ditambah  Doors tapi tidak dikomumenkan .
Solaris 2.5.1
SunOS 5.5.1
Mei 1996

Hanya diliris untuk mendukung/menyokong PowerPC platfor; ditambah Ultra Enterprise support; user dan group IDs (uid_t, gid_t) dikembangkan hingga 32 bits, juga dimasukan processor sets dan manajemen sumber daya teknologi yang cepat
Solaris 2.6
SunOS 5.6
Juli 1997
Memasukan  Kerberos 5, PAM, TrueType fonts, WebNFS, file support besar , enhanced procfs. SPARCserver 600MP series support
Solaris 7
SunOS 5.7
November 1998
64-bit UltraSPARC yang pertama kali dirilis. Ditambah native support for file sistem meta-data logging (UFS logging). Memasukan MCA support  x86 platform. Pembaharuan yang terakhir solaris 7 pada November 1999
Solaris 8
SunOS 5.8
February 2000
memasukan Multipath I/O, IPMP, support untuk pertama kalinya untuk IPv6 dan IPsec, modular debugger. diperkenalkannya Role-Based Access Control (RBAC); sun4c support dan pembaharuan untuk versi ini dilakukan pada Februari 2004
Solaris 9
SunOS 5.9
28 Mei 2002 (SPARC)
10 Januari 2003 (x86)
iPlanet Directory Server, Manajer sumber daya , manajer volume, extended file attributes, IKE( IPsec keying), dan kompabiliti terhadap LINUX; dikalahkan oleh open windows, sun4d support kepada sun4d. dan versi yang termutakhir pada September 2005
Solaris 10
Solaris OS 5.10
31 Januari 2005
Support kepada processor x64 (AMD64/EM 64T), Dinamic Tracing, Solaris Containers, support untuk sun4m dan processor Ultra SPARC 1, Service Management Security (SMF) yang menggantikan init.d script dan NFSv4, support untuk EISA-based PCs removed dan ditambah JAVA sistem desktop, didukung labih dari didukung oleh lebih dari 270 platform peranti keras dari vendor yang berbeda-beda, seperti Dell, Fujitsu, Fujitsu Siemens Computers, IBM, dan HP. Sun juga meluncurkan game- changing business model untuk mendukung Solaris 10.
  •  Solaris 10 pada januari 2006 ditambah GRUB bootloader untuk  x86 sistem, iSCSI Initiator support dan fcinfo command-line tool.
  • Solaris 10 pada Juni 2006 ditambah ZFS file sistem.
  • Solaris 10 pada November 2006 ditambah STU (Solari Trusted Extensions) dan Logical Domains
  • Solaris 10 pada Agustus 2007 ditambah Samba Active Directory support, IP Instances, iSCSI Target support dan Solaris Containers untuk Linux aplikasi
  • Solaris 10 pada Juni 2008 ditambah CPU capping untuk kemampuan Solaris Containers, support untukAMD processors




     3. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SOLARIS

Kelebihan :
  1. Free redistribution, setiap user bisa membeli atau memberikan secara bebas software tersebut oleh dirinya sendiri atau sebagai bagian dari kumpulan distributor.
  2. Derived works, setiap orang bisa mengubah kode dan mendistribusikan kembali untuk umum.
  3. No discrimination, kode disediakan untuk semua orang agar bisa dikembangkan.
  4. ZFSadalah Fasilitas Restore Mirip seperti feature Restore di sistem operasi Windows.
  5. Banyak tool observasi dan debugging, misal seperti tool monitoring sistem, modular debugger (MDB), dynamic tracing (D-Trace).
  6. Memiliki beberapa bentuk virtulasasi, selain virtualisasi pada tingkat sistem operasi seperti virtualisai pada Solaris Zone, OpenSolaris juga mendukung virtualisasi untuk Xvm hypervisor, Logical Domains (LDoms), virtualbox dan bisa juga jalan pada VMware dan beberapa framework virtualisasi yang lainnya.
  7. Mempunyai tingkat skalabilitas yang tinggi. OpenSolaris dapat berjalan pada single prosesor maupun multiprosesor dengan ratusan CPU dan RAM dengan ukuran terabyte.
  8. Integrasi AMP stack (Apache, MySQL, PHP) untuk menjalankan web server.
  9. Sistem file stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, Internet-client, pembangunan Java.
  10. Mempunyai sistem operasi Unix. Tapi tidak ada suatu sistem operasi yang betul betul sempurna.


Kekurangan :
  1. Harga sistem operasi komersil yang mahal (versi berbayar).
  2. Kepantasan inovasi Linux lama kelamaan memberi kesan kepada sistem Unix komersil.
  3. Sistem operasi Unix  tidak sebaik sistem operasi Unix komersil.
  4. Driver hardware yang kurang baik
  5. Sedikit perizinan untuk pejabat
  6. Kurang efisien jika digunakan untuk OS personal computer

INTERFACE TAMPILAN UTAMA SOLARIS

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes