Sejarah Dan Perkembangan Linux
Pada tahun 1969, Ken Thompson dan Dennis
Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell
Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal dari Linux. UNIX
mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat
bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh source code-nya
dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah pemindahannya ke berbagai platform.
Dalam waktu singkat UNIX berkembang dalam dua
jalur UNIX yang dikembangkan oleh
Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu mulai
banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang
melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem
operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini
lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and
Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar
UNIX. Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.
Salah satu diantaranya adalah MINIX yang
dibuat oleh A. S. Tanenbaum untuk tujuan pendidikan. Source code MINIX inilah
yang oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu
itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru
yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi ini
kemudian diberi nama Linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool
dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk menjadikan
Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga
berlisensi GNU. Berawal dari sistem operasi Unix dikembangkan dan
diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor
ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat
digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi
akademis dan pada pebisnis.
Linux adalah suatu sistem operasi yang
bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform,
termasuk prosesor INTEL386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini
mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik
dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta
awalnya, LINUS TORVALDS, di Universitas Helsinki, Finlandia yang sebetulnya
mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi. Linux dulunya adalah proyek hobi
yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dari Minix.Minix adalah sistem UNIX kecil yang
dikembangkan oleh Andy Tanenbaum pada tahun 1987.
Sekarang Linux adalah
sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking),
pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux telah digunakan di
berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai
posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang
populer. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika
dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan
lebih Lingkungan sistem operasi ini termasuk :
Ratusan program termasuk, kompiler,
interpreter, editor dan utilitas
Perangkat bantu yang mendukung konektifitas,
Ethernet, SLIP dan PPP, dan interoperabilitas.
Produk perangkat lunak yang reliabel,
termasuk versi pengembangan terakhir.
Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh
dunia yang telah bekerja dan menjadikan Linux portable ke suatu platform baru. Hal – hal diatas mendukung komunitas pengguna yang beragam
kebutuhan dan lokasinya dan juga bertindak sebagai team pengembang
sendiri.Sejarah
Linux berkaitan dengan GNU. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan
untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan
secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman
mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum
GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang
dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting
teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an,
walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver.
Sejarah Logo Linux Adalah Pinguin
Awalnya Linux tidak mempunyai logo apapun yang dijadikan maskot mereka.
Hanyalah sebuah burung
Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai
asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark
dari Linux sampai suatu ketika Linus Torvalds (Sang Penemu) sedang pergi berlibur
ke daerah Selatan, tanpa disengajanya, jari Linus digigit oleh seekor pinguin
kecil ini. Gigitan itu membuat si Torvalds
demam hingga berhari-hari.
Dari kejadian itu lah membuat Linus terinspirasi untuk menjadikan si pinguin kecil tadi sebagai cap atau logo atau trademark dari sistem operasi yang ia ciptakan yaitu Linux. Saat digigit pinguin, Torvalds sempat demam, nah, demam itulah yang menjadi pengharapannya bahwa sistem operasi Linux akan segera mewabah di kalangan para pengguna komputer.
Dari kejadian itu lah membuat Linus terinspirasi untuk menjadikan si pinguin kecil tadi sebagai cap atau logo atau trademark dari sistem operasi yang ia ciptakan yaitu Linux. Saat digigit pinguin, Torvalds sempat demam, nah, demam itulah yang menjadi pengharapannya bahwa sistem operasi Linux akan segera mewabah di kalangan para pengguna komputer.
Sejarah Pinguin Linux Dinamakan Tux
Tux
sendiri dibuat dari penggabungan nama Torvald's UniX. Nah,
nama TUX sendiri juga mempunyai penguasa hukum atau penanggung jawabnya. Nama
tersebut ditanggung jawabi oleh James Hughes. Bukan hanya itu saja, karakter
gambar TUX sendiri didesain oleh seniman yang bernamaLarry Ewing.Belum sampai
disitu saja perjalanan si Tux ini. Linus kemudian mendaftarkan Tux sebagai logo
atau trademark nya Linux. Hal itu dilakukan agar tidak terjadinya pemalsuan
karakter logo atau trademark.Nah, sampai sekarang Tux tetap masih setia
menemani sistem operasi yang dibuat oleh Linus Torvalds yaitu Linux.
Jenis-Jenis Linux
1.
Debian Linux
Debian adalah sistem operasi (SO) bebas untuk komputer Anda. Sebuah sistem operasi
adalah kumpulan program-program dasar dan utilitas yang membuat komputer Anda
berjalan. Debian menggunakan kernel Linux. Debian Liux menyediakan lebih dari
sebuah SO murni: Debian datang dengan perangkat lunak yang telah terkompilasi
dipaketkan dalam format yang bagus untuk kemudahan instalasi di mesin Anda.
2.
RedHat Linux
Red Hat adalah salah satu system operasi workstation yang bisa dijalankan dengan mode dhcp server. Adapun untuk mengkonfigurasi dhcp pada RedHat, kita membutuhkan file yang namanya dhcpd.conf. untuk mendapatkan file ini, bisa kita copy dari CD ke-2 RedHat atau kita bisa buat sendiri. Cara membuatnya adalah dengan perintah “touch” dan diletakkan pada direktory /etc/dhcpd.
Red Hat adalah salah satu system operasi workstation yang bisa dijalankan dengan mode dhcp server. Adapun untuk mengkonfigurasi dhcp pada RedHat, kita membutuhkan file yang namanya dhcpd.conf. untuk mendapatkan file ini, bisa kita copy dari CD ke-2 RedHat atau kita bisa buat sendiri. Cara membuatnya adalah dengan perintah “touch” dan diletakkan pada direktory /etc/dhcpd.
RedHat adalah distrinusi
yang paling populer dan paling banyak dipakai.Ia juga merupakan standar atau basis
pengembangan berbagai distribusi lainnya termasuk Mandrake-Linux, ASP-Linux
dan banyak lagi lainnya.
3.
ManDrake Linux
Mandrake linux (sebelumnya Mandrake Linux)
adalah distribusi Linux yang dibuat oleh Mandrake soft Pertama dirilis didasarkan pada Red Hat Linux (versi 5.1) dan KDE (versi 1.0)
pada bulan Juli1998 Sejak itu menyimpang dari Red Hat
dan sudah termasuk sejumlah alat asli sebagian besar untuk mempermudah konfigurasi sistem. Mandrake linux ini juga terkenal untuk mengkompilasi paket dengan optimasi untuk kelas
Pentium dan prosesor yang lebih maju, tidak kompatibel dengan versi CPU yang
lebih tua seperti 386 dan486 .Mandrake linux berasal oleh GaëlDuval , yang juga
co-pendiriMandrakesoft .
4.
Mandriva Linux
Pengertian Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrake linux atau
Mandrake Linux adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal
dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.
Salah satu distribusi Linux, lahir diinspirasi oleh RedHat Linux, dengan banyak
pengembangan dan aplikasi prakonfigurasi sehingga memudahkan untuk para pemula,
baik dari proses awal instalasinya yang berbasis Xwindow, sampai penggunaannya
dan didukung oleh berbagai bahasa. Di dalam Mandrake, semua paket telah
dikompilasi dengan optimasi CPU untuk kelas Pentium (intel, amd, cyrixm
winchip) dan prosesor di atasnya dan menghasilkan optimasi lebih dari 30%.
Menggunakan paket manajer disebut urpmi. Sampai versi 8.0 masih menggunakan
nama mandrake, versi 8.1 – 9.2 menggunakan nama mandriva.
SlackWare Linux
Slackware adalah merupakan sistem operasi yang
dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro
Linux awal, dan merupakan yang tertua yang
masih dikelola.Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain,
serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.
5.
SuSE Linux
SUSE , sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional,[2] ,
adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari
anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und
System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan
-perangkat lunak dan -sistem). SUSE Linux awalnya merupakan distro Slackware
terjemahan bahasa Jerman. Ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa
S.u.S.E berhubungan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse karena
pengucapan namanya yang sama.
6.
Corel Linux
Corel Linux merupakan salah satu sistem operasi berbasis
Linux yang dibuat oleh salah satu distribusi Linux, yaitu Debian. Corel Linux
sama seperti Linux lainnya, mendukung sistem operasi sistem open source
dibawah naungan GNU. Corel Linux dapat anda beli Via internet dengan harga yang
sangat terjangkau, jauh dari harga linux OS lainnya.
7.
Turbo Linux
Turbo linux merupakan salah
satu pilihan utama pemakai Linux dunia. Mereka percaya akan kinerja Turbo Linux
untuk mendapatkan solusi cepat dan handal baik untuk perusahaan kecil maupun
besar. Perusahaan kecil mendapatkan computing power yang tinggi dan perusahaan
besar menggunakan TurboLinux dengan biaya rendah.
8.
Ubuntu Linux
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux
yang berbasiskan pada Debian. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd
(perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah
konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika,
yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa
berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi
Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam
dunia perangkat lunak.
Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
A.
Kelebihan
dan Kekurangan Linux
1)
Kelebihan
Linux :
a.
Linux Bersifat open source, terbuka dan bebas
sehingga untuk mendapatkannya tidak memerlukan biaya (LISENSI FREE) dan
semuanya boleh di utak atik.
b.
Sekarang Linux sudah mudah di operasikan.
Bahkan sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya beda dengan
dulu pengguna linux identik dengan para hacker.
c.
Lebih
unggul dalam hal keamanan karena linux merupakan sistem operasi yang multiuser
sehingga jika virus menyerang user tertentu, maka akan sangat sulit untuk
menyebar ke user lainnya.
d.
Hampir
semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya
yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software
emulator.
e.
linux memerlukan resource yang lebih kecil
jika dibandingkan dengan Windows sehingga cocok untuk PC
yang mempunyai spesifikasi minimum.
f.
Linux mempu berjalan di dua mode.
g.
Linus lebih stabil sehingga jarang crash atau
nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer.
h.
Ada
bermacam-macam pilihan pada linux seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos,
RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.
i.
Mempunyai komunitas di berbagai penjuru dunia.
2)
Kekurangan Linux :
a. User banyak yang belum terbiasa menggunakan linux karena mereka lebih
terbiasa menggunakan windows.
b. Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik
pada linux. Jika ingin melihat daftar-daftar hardware yang mendukung linux
silahkan dilihat di www.linux-drivers.org atau www.linuxhardware.org/.
c. Instalasi linux tidak semudah Instalasi windows.
d. Program/ Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
e. Bagi administrator sistem perlu belajar dahulu karena belum terbiasa
dengan Unix-like.
f.
Struktur direktori serta hak akses yang
membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.
B.
Interface Linux
Antarmuka
pengguna Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antar muka baris
perintah (command line interface atau CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis
(graphical user interface atau GUI, yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan
untuk versi desktop). Pada komputer meja, GNOME, KDE danXfce merupakan
antarmuka pengguna yang paling populer, walaupun terdapat sejumlah varian
antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna yang paling populer berjalan di atas X
Window System (X), yang menyediakan transparansi jaringan yang memperolehkan
sebuah aplikasi grafis berjalan di atas satu mesin tetapi ditampilkan dan
dikontrol di mesin yang lain. GUI yang lain memiliki X window manager seperti
FVWM, Enlightenment, Fluxbox, Icewmdan Window Maker. Manaje rjendela
menyediakan control untuk penempatan dan penampilan dari jendela-jendela
aplikasi individual serta interaksi dengan sistem jendela X. Sebuah sistem
Linux umumnya menyediakan sebuah antarmukabaris perintah lewat sebuah shell,
yang merupakan cara tradisional untuk berinteraksi dengan sebuah sistem Unix.
Sebuah distro Linux yang dikhususkan untuk lingkungan peladen mungkin hanya
memiliki CLI sebagai satu-satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak memiliki
monitor hanya dapat dikontrol melalui baris perintah lewat protocol seperti SSH
atau telnet. Kebanyakan komponen tingkat rendah Linux, termasuk GNU Userland,
menggunakan CLI secara ekslusif. CLI cocok untuk digunakan pada lingkungan
otomasi tugas-tugas yang repetitive atau tertunda, dan menyediakan komunikasi
inter-proses yang sangat sederhana. Sebuah program emulator terminal grafis
sering digunakan untuk mengakses CLI dari sebuah Linux desktop.
1. GNOME
GNOME (GNU Network Object Model Environment) merupakan interface yang pertama dari linux. Pengembangnya yaitu The GNOME Project. Rilis perdana pada 3 Maret 1999 GNOME dimulai pada Agustus 1997 oleh Miguel de Icaza dan Federico Mena sebagai proyek perangkat lunak yang gratis untuk mengembangkan desktop dan aplikasinya.Gambar kaki yang ada pada logo GNOME merupakan logo yang yang memenangkan kontes pada saat itu yang di Sponsori oleh Red Hat.Gnome adalah lingkungan desktop dan antar muka grafik pengguna yang berjalan di atas sistem operasi. GNOME secara keseluruhan terdiri dari perangkat lunak bebas dan gratis. GNOME merupakan proyek internasional untuk menciptakan kerangka, aplikasi perangkat lunak untuk desktop, dan juga untuk mengatur peluncuran, penanganan file dan manajemen tugas jendela (window).
GNOME (GNU Network Object Model Environment) merupakan interface yang pertama dari linux. Pengembangnya yaitu The GNOME Project. Rilis perdana pada 3 Maret 1999 GNOME dimulai pada Agustus 1997 oleh Miguel de Icaza dan Federico Mena sebagai proyek perangkat lunak yang gratis untuk mengembangkan desktop dan aplikasinya.Gambar kaki yang ada pada logo GNOME merupakan logo yang yang memenangkan kontes pada saat itu yang di Sponsori oleh Red Hat.Gnome adalah lingkungan desktop dan antar muka grafik pengguna yang berjalan di atas sistem operasi. GNOME secara keseluruhan terdiri dari perangkat lunak bebas dan gratis. GNOME merupakan proyek internasional untuk menciptakan kerangka, aplikasi perangkat lunak untuk desktop, dan juga untuk mengatur peluncuran, penanganan file dan manajemen tugas jendela (window).
2. KDE
KDE adalah antarmuka yang kedua dari linux. Pengembangnya yaitu dari Tim KDE. Rilis perdana yaitu pada tahun1998. KDE (K Desktop Environment) adalah lingkungan desktop (desktop environment) dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE dapat ditemui pada berbagai sistem Unix, termasuk Linux, BSD, danSolaris. KDE juga tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 danuntuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin.
KDE adalah antarmuka yang kedua dari linux. Pengembangnya yaitu dari Tim KDE. Rilis perdana yaitu pada tahun1998. KDE (K Desktop Environment) adalah lingkungan desktop (desktop environment) dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE dapat ditemui pada berbagai sistem Unix, termasuk Linux, BSD, danSolaris. KDE juga tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 danuntuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin.
3. XFCE
XFCE merupakan tampilan ketiga dari linux, disini sudah ada perkembangan dari interfacenya yaitu terlihat bayangan di setiap jendela dan panel semi-transparant dan pengembangan dari XFCE ini melibatkan dari berbagai pihak. Rilis stabil yaitu pada versi 4.4.3 pada tahun 27 Oktober 2008 XFCE merupakan perangkat lunak bebas desktop untuk Unix dan platform mirip Unix lainnya, seperti Linux, Solaris dan BSD. Tujuannya: cepat, ringan, menariksecara visual dan mudah digunakan.Versisaatini, 4.4, bersifat modular dan dapat digunakan lagi. Ia terdiri dari komponen-komponen yang terpisah yang secara bersama menyediakan fungsi desktop sepenuhnya, namun komponen-komponen tersebut juga dapat dipilih dalam subset untuk membuat lingkungan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Xfce terutama digunakan karena kemampuannya untuk menjalankan desktop modern pada perangkat keras yang relative sederhana.
XFCE merupakan tampilan ketiga dari linux, disini sudah ada perkembangan dari interfacenya yaitu terlihat bayangan di setiap jendela dan panel semi-transparant dan pengembangan dari XFCE ini melibatkan dari berbagai pihak. Rilis stabil yaitu pada versi 4.4.3 pada tahun 27 Oktober 2008 XFCE merupakan perangkat lunak bebas desktop untuk Unix dan platform mirip Unix lainnya, seperti Linux, Solaris dan BSD. Tujuannya: cepat, ringan, menariksecara visual dan mudah digunakan.Versisaatini, 4.4, bersifat modular dan dapat digunakan lagi. Ia terdiri dari komponen-komponen yang terpisah yang secara bersama menyediakan fungsi desktop sepenuhnya, namun komponen-komponen tersebut juga dapat dipilih dalam subset untuk membuat lingkungan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Xfce terutama digunakan karena kemampuannya untuk menjalankan desktop modern pada perangkat keras yang relative sederhana.
4. KALI LINUX
Kali linux merupakan interface yang penggunanya sangat banyak pada saat ini karena pada Kali Linux banyak menyuguhkan fitur-fitur yang sangat apik dan cocok untuk User yang ingin melakukan aktifitas Hacking dan System Forensic. Pengembang Kali Linux yaitu Offensive Security yaituMatiAharoni, Devon Kearns and Raphaël Hertzog, Yang dirilis Terbaru pada tanggal 11 Agustus 2015. Kali Linux 1.0 berlandasan pada Debian GNU/Linux dengan Kernel Linux versi 3.7 yang telah mendapatkan sejumlah Patches terpenting. Berkat struktur baru pada Kali Linux, pengguna dapat dengan relative mudah mengganti lingkungan desktopnya dari banyak pilihan yang disediakan, termasuk KDE SC, GNOME, XFCE, LXDE, E17 atau MATE. Disamping edisi yang umum untuk arsitektur intel 32-bit dan 64-bit, Offensive Security juga menerbitkan cetakan CD yang mendukung prosesor ARM, termasuk untuk Raspberry Pi, SainSmart SS808 dan Chromebooks buatan Samsung. Kecuali itu, pengembang Kali Linux telah berupaya untuk mendukung sebanyak mungkin antarmuka sistem WLAN yang ada, dengan tujuan agar bisa digunakan lebih efektif.
Kali linux merupakan interface yang penggunanya sangat banyak pada saat ini karena pada Kali Linux banyak menyuguhkan fitur-fitur yang sangat apik dan cocok untuk User yang ingin melakukan aktifitas Hacking dan System Forensic. Pengembang Kali Linux yaitu Offensive Security yaituMatiAharoni, Devon Kearns and Raphaël Hertzog, Yang dirilis Terbaru pada tanggal 11 Agustus 2015. Kali Linux 1.0 berlandasan pada Debian GNU/Linux dengan Kernel Linux versi 3.7 yang telah mendapatkan sejumlah Patches terpenting. Berkat struktur baru pada Kali Linux, pengguna dapat dengan relative mudah mengganti lingkungan desktopnya dari banyak pilihan yang disediakan, termasuk KDE SC, GNOME, XFCE, LXDE, E17 atau MATE. Disamping edisi yang umum untuk arsitektur intel 32-bit dan 64-bit, Offensive Security juga menerbitkan cetakan CD yang mendukung prosesor ARM, termasuk untuk Raspberry Pi, SainSmart SS808 dan Chromebooks buatan Samsung. Kecuali itu, pengembang Kali Linux telah berupaya untuk mendukung sebanyak mungkin antarmuka sistem WLAN yang ada, dengan tujuan agar bisa digunakan lebih efektif.


03.29
Anonim

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar